Pelangi bersinar dalam doanya

Diposting oleh Unknown on Senin, 29 Desember 2008

SelengkapnyaPelangi bersinar dalam doanya

Melangkahlah Nak....

Diposting oleh Unknown on Minggu, 28 Desember 2008



























SelengkapnyaMelangkahlah Nak....

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 27 Desember 2008





Selengkapnya

Tetes Kasih dalam tawa dan Peluk Fadia

Diposting oleh Unknown












Tawa, kata, ceria, kehangatan dari putri bungsu sungguh anugrah indah dari Allah untukku. Alhamdulillah, terima kasih Cutkak', terima kasih Allah...






SelengkapnyaTetes Kasih dalam tawa dan Peluk Fadia

ALHAMDULILLAH YA ALLAH …

Diposting oleh Unknown on Kamis, 25 Desember 2008


Mas Navis… terima kasih telah menjadi kepala keluarga setiap hari disamping Ummah. Setiap hari kamu tanpa bosan membimbing adik Noval dan adik Fadia, mengatur piket harian (menyapu, mengepel, memasak, belanja, mencuci piring). Kamu sayang Ummah dan keluarga dan tidak pernah mengeluh. Selalu berusaha mengerti. Terima kasih Nak…Ummah berbahagia bersamamu. Kelak engkau menjadi anak yang berhasil ya..dunia akhirat. Semoga Allah menerima setiap amal shalihmu, amin.


Mas Noval… terima kasih telah menjadi pengikut Mas Navis yang baik dantaat. Setiap saat kamu sabar membantu Ummah, menemani adik Fadia, membuatkan susu, merapikan bajunya, menceboki dan memakaikan baju dlsb. Walau adik Fadia sering kamu goda dan menggoda kamu, Ummah tetap sayang Mas Noval karena Mas Noval tabah menerima segala keadaan kita. Tanpa mengeluh dan selalu gembira. Kamu rajin memijiti kaki dan tubuh Ummah. Serta mengingatkan Ummah untuk makan. Kamu rajin menyiapkan makan untuk kita semua.
Terima kasih Nak, semoga amal shalihmu diterima Allah..kelak menjadi anak yang berhasil dunia akhirat

Cut Kak Fadia…terima kasih telah menjadi penyejuk rumah ini. Kamu selalu tertawa dan tersenyum dapat membuat kebahagiaan setiap saat bagi semua yang melihat. Kamu mau makan apa saja tanpa rewel. Kamu tidak lagi meminta-minta beli ini itu. Sungguh…Ummah terima kasih padamu bayi kecilku. Oh ya..terima kasih tidak pernah menggunakan pampers lagi… Bisa melepas dan memakai celana sendiri. Dan rajin belajar. Terima kasih dewi kecilku

Mbak Nadia, terima kasih telah menjadi sahabat yang menguatkan jiwa yang sedang terluka, menghapus airmata Ummah dengan motivasi tiada henti, memberikan penyembuhan dengan menemani meleburkan jiwa dan hati dengan mendekatkan pada Ilahi serta yang tiada ternilai mempersembahkan prestasi tiada henti … untuk Ummah berbangga diri!

Alhamdulillah ya Allah..telah mengaruniakan mereka dalam hidupku. Mereka selalu taat padaku, maka ketaatannya terimalah sebagai tanda ketaatan padaMu. Mendengar adzan, mereka langsung shalat dan mendoakan ibunya. Melihat kesulitan ibunya, langsung dibantu. Berikan kepada mereka kebahagiaan dalam jiwa mereka ya Allah, jagalah mereka setiap saat..amin.
Duhai Allah kurniakanlah rasa takut padaMu dihati kami, karena terlalu banyak kekurangan dari amal ibadah kami… jadikanlah rasa ini tumbuh subur dalam hati kami.
Dengan rahmatMu kurniakanlah kami sekeluarga dapat mensyukuri setiap nikmat yang Kau berikan.

(Tulisan ini dibuat 3 tahun yang lalu dan tertempel di tiap pintu kamar anak-anak berhati permata itu. Hanyalah ungkapan cinta penuh terima kasih kepada ke-4nya karena terlalu baik untuk bersama-sama mengayuh biduk kehidupan, tanpa ada seorang navigator)
SelengkapnyaALHAMDULILLAH YA ALLAH …

Cut Tulout di Surganya

Diposting oleh Unknown





Begitu kemilau kalimat tauhid yang
terlontar dari bibir anakku,
Pendar cahaya Ilahiyah lewat cerita putriku
menyuluh jalanku,
"Umaah..ada surga di Almujtama', Kyai - Bu Nyai malaikatNya, para pengajar
bidadariNya"
Akupun menitikkan airmata,
Karena terlalu indah kado dalam
rahmatNya

SelengkapnyaCut Tulout di Surganya

Gemerlap Jiwaku KarenaNya

Diposting oleh Unknown on Senin, 22 Desember 2008














SelengkapnyaGemerlap Jiwaku KarenaNya